Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Pendapat Ahli dan Artikel Cantik Selamanya

Good Quality and Original Article - Dian Manginta - Cantik Selamanya




Rilus A Kinseng dan Cantik Selamanya




Bagaimana opini Cantik Selamanya bisa sesuai dengan pendapat ahli?





Oleh: Dian Manginta

Baca artikel ini di facebook page Cantik Selamanya



Membanggakan!

Itu yang Cantik Selamanya rasakan sewaktu membaca artikel "Ostrom, Fadel, dan Privatisasi Pesisir dan Laut", karya DR Rilus A Kinseng Sinar Harapan, Senin, 30 November 2009.

[Lihat artikel "Ostrom, Fadel, dan Privatisasi Pesisir dan Laut" di situs Sinar Harapan]

Isi tulisan Dosen Program Pascasarjana Sosiologi Pedesaan IPB, Bogor tersebut senada dengan ide artikel ""Jual" Saja Pulau Pribadi Ke WNI! [Ini Kuncinya...]" di Cantik Selamanya, 27 Agustus 2009.

[Lihat artikel "Jual" Saja Pulau Pribadi Ke WNI! [Ini Kuncinya...]" di Cantik Selamanya [blog]]

Ada perbedaan tentu saja, tapi pokoknya sama, yaitu tentang bagaimana Indonesia bisa menikmati kekayaan pulau-pulaunya.

CS [Dian Manginta] sendiri terpicu untuk melontarkan ide tersebut karena concern dengan masalah sosial saat itu, yaitu seringnya pulau Indonesia di"curi" oleh negara lain. Lalu, CS mencoba mengeksplorasi lebih lanjut tentang bagaimana sebetulnya orang asing membisniskan pulau-pulau kecil. Akhirnya, lahirlah tulisan tadi, yang menunjukkan bagaiamana orang Indonesia bisa mengambil taktik seperti warga di negara lainnya - termasuk yang paling kaya sekalipun.

Meyland SH, pengamat hukum CS, menajamkan tulisan tadi dengan artikel "Legal: Jual-Beli Pulau, Bisa Untuk Asing?", untuk melihat ulang apakah ide yang dilontarkan dapat diakomodir oleh hukum Indonesia.

[Lihat artikel "Legal: Jual-Beli Pulau, Bisa Untuk Asing?" di Cantik Selamanya [blog]]

CS memang lahir dengan misi membawa citra diri warga Indonesia menjadi setara dengan kepribadian dunia. Untuk itulah, CS tak segan-segan untuk mengajak para pembacanya melihat sumber-sumber referensi dari internet yang dipakai sewaktu menulis artikel.

"To give real experience on contemplating to grow, memberikan pengalaman langsung dalam berpikir.": itu salah satu motto Cantik Selamanya dalam setiap artikelnya.

Hasilnya? Bahkan pendapat para ahli pun bisa jadi serupa dengan pendapat kita.

Love,
D-








*****






Perlu dibaca juga di Cantik Selamanya:







Yuk, gabung?






Ilustrasi: Facebook Page "Cantik Selamanya"

Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Selamat Hari Ibu

Haiiiii… Apa kabar?  Oh, dear... It's almost end of the year! Gak terasa, yaaa....  Sudah berapa lama aku absen ngeblog? Aku kalang kabut antara ngedit video dan ke rumah sakit untuk terapi rehabilitasi medik. Itu, lho , efek kemo yang bikin ujung-ujung jari tanganku dan telapak kakiku jadi kebas kesemutan harus diterapi supaya hilang. Padahal, kata dokter di Unit Rehab Medik, seharusnya efek kemonya sudah hilang secara alami karena terakhir aku kemo 'kan bulan Pebuari 2018. Sudah lebih dari enam bulan. Makanya harus diterapi. Nah, namanya juga pasien BPJS Kesehatan, ya harus ngantri dan ngantrinya panjang! Ndilalalh , pas lagi minggu kemarin itu RS Persahabatan sedang mengadakan perapihan sistim administrasi yang melibatkan prosedur BPJS. Jadi, aku harus kembali ke Klinik dan Rumah Sakit kelas B untuk memperbarui rujukan sebelum bisa mendapatkan terapi yang aku perlukan. Jadi, lumayan repot, ya. Tapi aku gak mengeluh, lho . Ngantri itu wajar, karena pasiennya b...