Skip to main content

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Almost 43


This is my recent photo. Me, almost 43! :)

Dulu, aku merasa seperti ugly duck sebab gigiku jelek. Banyak yang senang membicarakan tentang gigiku itu. Teganya.

Aku pernah share about this di blog ini (search, dong!) dan di my ezine, cantikselamanya.com. Tetapi my sweet sister told me bahwa sebenarnya aku cantik. Dia gak menambahkan dengan syarat apa-apa.. Apakah dengan syarat harus mingkem, atau memakai kosmetik menor.. Gak, tuh. She does painting. Dia hanya memandang aku dengan citra seninya yang extraordinary dan mengatakan hal itu.

I thank God for what she said karena jadinya aku gak terlalu berkecil hati dengan kejelekanku dulu. Well, we know that all girls want to be said we're pretty, 'kan? Makanya, jangan suka mengatakan "kamu jelek" ke anak kecil, ya. Nanti dia jadi kecil hati, loh. Katakan saja dia cantik karena dia memang cantik, kok. She'll be happy and pasti jadi enak dilihat!

Aku pun mempelajari tentang kecantikan. Aku sendiri, yang juga menyukai seni (well, art is in our blood, I guess!), kemudian menemukan hal-hal yang menarik tentang kecantikan. Singkatnya, aku menemukan bahwa: gak ada perempuan yang jelek!

Cantik itu tentang hati. Tentang hati yang bahagia. Hati yang bebas. Bebas dari beban, dari kekhawatiran, dari keminderan, dari ketakutan, dari tekanan. Hati yang percaya diri karena dicintai. Aku bersyukur bahwa seluruh keluargaku menyayangiku. It's more than enough. Bukan aku tidak punya persoalan, namun aku percaya Tuhan ada dan DIA mengasihiku. Aku seratus persen percaya kepada kasihNYA. Namun dalam hati aku bertekad akan membuktikan keyakinan itu dan terus membangun citra diriku. Belajar dan bersabar serta senantiasa mengucap syukur adalah rahasia kecantikanku. Semua menghasilkan kematangan yang memancarkan keindahan seorang perempuan dewasa. Perempuan yang telah mengalami banyak hal dan menang.

Aku percaya setiap perempuan akan menjadi cantik bila kita senantiasa memelihara hati kita.

Oh, of course, fotoku ini juga memiliki apa yang disebut dengan "the power of cosmetics!" ha ha ha.. ;) Luv ya!






Popular posts from this blog

Video Baru di YouTube channel-nya Cantik Selamanya #newvideoalert

Sudah lama gak nulis blog, hari ini aku baru saja upload video lanjutan dari video nasihat buat yang mau menikah. Supaya pernikahannya langgeng dan bahagia. Mau, 'kan ? Banyak orang yang menikah tetapi tidak mesra hubungannya dengan pasangan. Masing-masing sibuk dengan kehidupannya sendiri-sendiri. Padahal, menikah itu menyatukan dua orang dalam satu hubungan yang erat, ada ketergantungan satu sama lain. Dua jadi satu. I need you, like you need me. Gitu. Kalau orang menikah 'kan inginnya bahagia, awet selamanya, hingga maut memisahkan. Kalau menikah tetapi dingin satu sama lain. Tidak ada kangen lagi. Kepinginnya ketemu teman-teman yang asik itu. Siapa yang mau tinggal dalam pernikahan seperti itu? Nah, kalau video yang sebelumnya bisa dilihat dengan klik di sini , video lanjutannya bisa dilihat dibawah ini.. Sok, atuh, di tonton.. Jangan lupa SUBSCRIBE , ya... lalu share, mungkin ada yang perlu nasihat supaya mantap langkahnya untuk menikah. Take care! 

Cerita Bersambung - Nita Si Sekretaris (2)

Cerita sebelumnya : Nita, seorang sekretaris, hidup dengan optimis namun tidak neko-neko. Namun, keoptimisannya kerap diuji, apalagi dia "hanya" seorang... Nita Si Sekretaris Nita tidak bisa mengerti, kenapa semua pekerjaan Vero tersebut harus dikerjakannya. Ditambah lagi Vero malah marah-marah tidak karuan gara-gara Nita tidak menambah sepuluh persen pada kolom perkiraan tadi. “Sumpah, gue ga' tahu itu harus dikalikan berapa.” Cerita Nita pada Ellen. “Tapi elu tuh harusnya banyak bertanya dong, Nit. Lu harus lebih berinisiatif bertanya ke Vero kalau ada urusan kerjaan sama dia.” Ucap Ellen menguliahi. Saat itu Nita tidak berharap Ellen malah menasehatinya karena Ellen 'kan juga sama seperti dia yang adalah seorang sekretaris juga. Dia justru ingin seorang kolega bisa memberi kata-kata hiburan ataupun pemberi semangat pada saat-saat tidak menyenangkan seperti ini. Dan, walaupun bosnya adalah Pak Walker yang sudah tua tapi ramah, namun dalam logika Nita, Ellen sepantas...

Selamat Hari Ibu

Haiiiii… Apa kabar?  Oh, dear... It's almost end of the year! Gak terasa, yaaa....  Sudah berapa lama aku absen ngeblog? Aku kalang kabut antara ngedit video dan ke rumah sakit untuk terapi rehabilitasi medik. Itu, lho , efek kemo yang bikin ujung-ujung jari tanganku dan telapak kakiku jadi kebas kesemutan harus diterapi supaya hilang. Padahal, kata dokter di Unit Rehab Medik, seharusnya efek kemonya sudah hilang secara alami karena terakhir aku kemo 'kan bulan Pebuari 2018. Sudah lebih dari enam bulan. Makanya harus diterapi. Nah, namanya juga pasien BPJS Kesehatan, ya harus ngantri dan ngantrinya panjang! Ndilalalh , pas lagi minggu kemarin itu RS Persahabatan sedang mengadakan perapihan sistim administrasi yang melibatkan prosedur BPJS. Jadi, aku harus kembali ke Klinik dan Rumah Sakit kelas B untuk memperbarui rujukan sebelum bisa mendapatkan terapi yang aku perlukan. Jadi, lumayan repot, ya. Tapi aku gak mengeluh, lho . Ngantri itu wajar, karena pasiennya b...